Review Gawai Sony Xperia M5 Dual - Setelah Xperia M4 Aqua dirilis resmi di Indonesia pada Juni lalu, Sony Mobile Indonesia langsung merilis versi lanjutan pada akhir Oktober 2015; Xperia M5.

Tanpa tambahan nama "Aqua", gawai M5 tetap mengandalkan kemampuan daya tahan air dan debu di kelas menengah. Tapi ada tambahan keistimewaan lain; soal kamera.



M5 memiliki keunggulan dibanding para pendahulunya. Kameranya beresolusi 21,2MP dan lebih tinggi dari Xperia Z3+. Selain itu ada teknologi phase autofocus yang diklaim mampu mengambil fokus jauh lebih cepat.

Namun seiring dengan peningkatan dan kelengkapan spesifikasi serta teknologinya, harga jual gawai ini juga melompat jauh dari kisaran harga Rp4 juta menjadi Rp6 juta.

Apakah Sony pantas menetapkan harga jual M5 sedemkian rupa? Apalagi pasar yang diincar adalah kelas menengah.

Spesifikasi singkat Xperia M5


  • GSM / HSPA / LTE 
  • Dual SIM GSM-GSM
  • Layar IPS LCD 5 inci FullHD 1080x 1920 piksel
  • Android 5.0 Lollipop (pembaruan ke 6.0 Marshmallow)
  • Chipset Mediatek MT6795 Helio X10 
  • octacore 2.0 GHz Cortex A53
  • PowerVR G6200
  • Kamera belakang 21,5 MP AF LED flash, 
  • kamera depan 13 MP AF
  • Memori Internal 16GB, 
  • RAM 3GB
  • Baterai 2.600 mAh
  • Anti-air dan debu 
  • sertifikasi IP68 (kedalaman air 1,5 meter selama 30 menit)


Desain Mewah
Kebetulan unit ulasan yang kami terima berwarna emas. Perlu diketahui, selain emas, Sony merilis M5 berwarna hitam dan putih. Menurut kami, pilihan warna emas bisa meningkatkan status M5 menjadi gawai kelas atas.

Warna emas ini memang benar-benar kuning layaknya emas, bukan kuning kecoklatan seperti jajaran Xperia Z3.


Ukuran dimensi 145 x 72 x 7,6 mm plus bobot 142,5 gram dengan desain khas Xperia Z terasa pas di gengaman tangan. Namun MP5 bukan gawai kelas Xperia Z sehingga tidak ada fisiknya tidak mengandung material premium seperti logam.

Bingkai tubuhnya terbuat dari plastik (selain penampang depan dan belakang). Namun kualitasnya tetap sangat baik, terasa kokoh dan rapi.

M5 punya lubang microUSB dan headset terbuka sehingga tidak usah takut karet penutup rusak meski seiring mengisi daya baterai.

Bagian muka terdapat layar berukuran 5-inci, earpiece, mouthpiece, kamera, sensor proximity dan sensor cahaya. Bagian belakang terdapat kamera utama ditemani LED flash yang agak berjauhan serta panel NFC.

Di bagian kiri ponsel terdapat tombol power, tombol volume, dan tombol kamera. Di seberangnya, terdapat slot kartu memori microSD dan SIM card nano sistem tray yang ditutup dengan flap berkaret.

Sisi atas terdapat lubang headset 3,5mm dan mic. Sedangkan di bagian bawah terdapat speaker dan lubang microUSB.

M5 langsung berjalan di atas sistem Android versi 5.0 Lollipop dengan janji pembaruan versi 6.0 Marshmallow. Tampilannya (masih) identik dengan model Xperia lain yang berjalan di versi Android serupa.

Dimulai versi Lollipop, Sony mengurangi sejumlah elemen kostumisasi sehingga tampilan antarmukanya cukup kental dengan desain material. Meski begitu, tampilannya tetap menarik mata dengan animasi transisi dan pemilihan warna yang serasi.

Jika bosan dengan tampilan bawaan, Anda dapat mengunduh sejumlah tema lain melalui Play Store. Kebetulan Sony punya "perusahaan saudara" di bidang seni hiburan sehingga Anda bisa mendapatkan aneka konten dari film terbaru secara gratis meski beberapa tema lain berbayar.
 
Kamera Teknologi Fokus Cepat

M5 mendapat peningkatan terbesar di bagian ini. Resolusi kamera naik signifikan dibanding Xperia M4 Aqua.

Bila M4 Aqua punya kamera belakang 13 MP, M5 memindahkan 13 MP ke kamera depan dan dilengkapi fitur autofocus. Sedangkan kamera belakang dinaikkan menjadi 21,5 MP (5312 x 3984 piksel) guna mendukung perekaman video 4K.



Tombol shutter kamera dua langkah masih dipertahankan. Tombol ini berguna untuk mengambil gambar ketika layar sentuh tak berfungsi di dalam air atau saat kondisi basah.

Sony juga memberi fitur pencegah layar sentuh otomatis saat bersentuhan dengan air. Sony akan menonaktifkan fitur layar sentuh sehingga hanya tombol daya, volume, dan kamera yang dapat digunakan.

Antarmuka kamera juga masih identik dengan gawai serial Xperia keluaran termutakhir. Terdapat mode Superior Auto bagi pengguna yang tidak mau repot mengatur konfigurasi karena mode ini akan menyesuaikan pengaturan dengan kondisi lingkungan sekitar.

Kamera 13MP di bagian depan bicara banyak. Jika kamera depan M4 Aqua tidak cukup baik untuk menghasilkan swafoto (selfie) yang memukau, sebaliknya pada M5.

Hasil kamera depan terlihat detail lantaran kamera ini punya fokus otomatis sehingga Anda dapat membuat swafoto dengan latar belakang blur (bokeh).

Kamera belakang yang beresolusi 21,2MP memang terasa menjanjikan. Pemotretan di ruang dan situasi suram cahaya menghasilkan foto dengan warna dan terang memadai.

Tapi, bila diperhatikan lebih seksama, area fokus hanya terasa di bagian tengah. Adapun di bagian pinggir terlihat agak blur. Karakter seperti ini memang sering terjadi di jajaran kamera Sony Xperia dan ini belum berubah hingga M5.

Saat kami mengambil foto di berbagai kondisi, fungsi autofokus Hibrid (Phase Detection AF dan Contract Detection AF) yang diklaim Sony mampu mengabadikan momen dalam 0,25 detik terbukti punya kinerja optimal.

Dengan teknologi ini, kami jarang mendapat foto blur meski kamera M5 tidak dilengkapi OIS (Optic Image Stabilization).



Performa Layaknya Ponsel Jajaran Menengah

M5 dijual di rentang harga yang cukup jauh dibanding M4 Aqua. Itu masuk akal lantaran Sony mengusung spesifikasi yang relatif lebih tinggi kendati tidak setinggi jajaran Xperia Z karena dasarnya Xperia seri M merupakan prajurit lini tengah.

M5 kali ini menggunakan chipset octacore MediaTek Helio X10, bukan Snapdragon seperti yang digunakan Xperia M4 Aqua. Performanya tidak bisa dikatakan cepat, terlebih GPU PowerVR G6200 memiliki performa di bawah Adreno 405.

Dalam beberapa proses, kami sempat merasakan jeda --apalagi saat ingin melihat hasil foto langsung dari antarmuka kamera. Beruntung M5 punya RAM 3GB sehingga performa bisa terbantu.

Selain itu M5 tergolong cepat panas saat menjalankan multitugas. Misalnya ketika mengambil foto beberapa kali, bodi belakang langsung terasa hangat dan akan panas jika diteruskan.

Namun sejauh kami mengulas, kami tidak mengalami kamera nonaktif paksa karena masalah temperatur seperti yang terjadi di Xperia Z3+.

Tapi bisa jadi temperatur gawai bisa cepat diturunkan hanya dengan bantuan air lantaran MP5 tahan air.

Kemudian keluhan pengguna soal kekurangan memori internal, seperti yang terjadi pada M4 Aqua, tampaknya didengar Sony. M5 punya kapasitas memori 16GB, bukan lagi 8GB, sehingga pengguna memiliki keleluasaan menanam (install) banyak aplikasi.

Layar masih berukuran 5-inci berjenis IPS LCD, namun sudah beresolusi FullHD 1080p dengan teknologi Bravia Engine 2. Tampilannya jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya dan terlihat tajam.

Warna di layar juga kontras dan karakteristiknya dapat diatur dengan sudut pandang yang luas. Bahkan tingkat keseimbangan warna layar juga bisa diatur. Kami sama sekali tidak menemukan persoalan di bagian layar ini.

Tangkapan layar pemilihan mode warna layarTangkapan layar pemilihan mode warna layar
Berikut Informasi hasil uji benchmark-nya:


  • Antutu: 42054
  • Geekbench: 784 (single core) / 3218 (multi core)
  • Quadrant: 16981
  • GPU Bench: 15869
  • Basemark OS X: 920

       
Baterai

Sektor ini mengalami peningkatan. M5 memiliki kapasitas baterai 2600mAh. Sementara M4 Aqua punya kapasitas baterai 2400mAh. Namun perlu diingat, kenaikkan ini tidak berarti menghasilkan daya tahan lebih baik lantaran spesifikasi gawai juga tinggi.



Seperti biasa, baterai tidak dapat dicopot karena gawai mengusung desain unibodi.

Dengan dukungan koneksi LTE ditambah dual SIM, maka baterai ini hanya mampu bertahan sekitar 8-10 jam dengan penggunaan normal. Tapi bila ingin memperpanjang daya tahan baterai, Anda dapat mengaktifkan mode andalan STAMINA.

Tangkapan layar mode STAMINATangkapan layar mode STAMINA
Saat kami mengujicoba benchmark baterai melalui aplikasi Geekbench 3, baterai Xperia M5 mendapat skor 3186 poin.


Kesimpulan

Masih menawarkan ponsel berukuran compact dengan daya tahan air dan debu, M5 memberi kemewahan yang semakin identik dengan jajaran ponsel kelas atas Xperia. Apalagi kamera M5 yang beresolusi besar lebih baik dari Z3+ karena punya teknologi autofocus terbaru yang dapat mengunci fokus secara cepat.

M5 semakin sempurna di lini tengah Xperia. Namun harga jualnya juga semakin tinggi. Menurut kami, dengan kisaran harga Rp5 juta ke atas sudah kurang tepat masuk kelas menengah.

Harga M5 juga tak sebanding dengan perfoma chipset yang kurang bertenaga dan kinerja GPU di bawah M4 Aqua.

Meski demikian, M5 merupakan kandidat yang solid untuk dimiliki karena secara keseluruhan dapat kami simpulkan ponsel ini mumpuni di segala aspek.

Kelebihan


  • Autofocus kamera memuaskan
  • Desain semakin identik ponsel kelas atas
  • Daya tahan akan air 
  • sertifikasi IP68
  • Dimensi terasa pas digenggam
  • Kamera depan 13MP dengan autofocus


Kekurangan


Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: