Review Gawai OnePlus X - Satu lagi gawai dari OnePlus, jenama yang menyebut dirinya sendiri flagship killer, alias ponsel berperforma tinggi namun ramah di dompet. OnePlus X menjadi ponsel pintar ketiga dari pabrik asal Tiongkok tersebut setelah sebelumnya sukses besar dengan OnePlus One dan OnePlus 2.



Senada dengan pendahulunya, gawai pintar ini siap bersaing melawan gawai buatan Samsung, Xiaomi, atau yang lainnya, namun kali ini bukan di kelas premium, melainkan kelas menengah ke bawah, melihat banderol Rp3,9 juta yang disematkan pada OnePlus X ini.

OnePlus X sudah dirilis di Indonesia pada 29 Oktober lalu, sekaligus mengobati kekecewaan penggemar OnePlus di Tanah Air akibat batal hadirnya OnePlus 2 karena terbentur peraturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk gawai 4G LTE yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

Berkat bantuan distributor GrosirGadgets, redaksi Beritagar.id berkesempatan untuk mencoba dan mengulas gawai ini.

Kesan pertama yang kami rasakan setelah memegang OnePlus X adalah lebih terasa mewah dengan balutan warna emas di bagian bingkainya. Bingkai warna emas tersebut mengingatkan kami kepada gawai besutan Samsung dari keluarga Note, yakni Note 3.

Lalu, bagaimana dengan spesifikasi yang dibawanya? Apakah bisa memenuhi harapan para konsumen sesuai harganya? Mari kita ulas satu persatu.

Berikut Spesifikasi Singkat dari OnePlus X:


  • GSM / HSPA / LTEDual SIM GSM - GSM
  • Layar 5 inci 1080 x 1920 piksel
  • Penyimpanan internal 16GB, Micro SD 
  • Oxygen OS Android 5.1.1 Lollipop
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 801 Quad-core 2,3 GHz
  • Adreno 330RAM 3GB
  • Kamera belakang 13 megapiksel autofokus LED flash, 
  • kamera depan 5 megapiksel
  • Baterai 2.525 mAh


Desain Premium dengan Balutan Emas

Kehadiran OnePlus X siap mengubah peta persaingan gawai di kelas menengah ke bawah. Pasalnya ponsel ini menawarkan desain premium dengan ketebalan 6,9 mm dan bobotnya hanya 138 gram. Berbekal inilah, OnePlus X siap menarik minat pencinta smartphone berdesain penuh gaya dan bercita rasa premium, namun dengan harga relatif murah.

Melengkapi desain elegan tersebut disematkan layar berukuran 5 inci dengan teknologi AMOLED dengan rancangan 2.5D atau melengkung di kedua sisinya. Layar itu beresolusi 1080x1920 piksel atau yang sering disebut dengan Full HD.



Yang lebih menarik, bagian belakang OnePlus X dilengkapi lapisan kaca khusus yang memiliki kekuatan antigores 8.5H atau setara lapisan kaca tempered glass sehingga tak mudah tergores benda tajam.

Selain layar, pada penampang depan terdapat LED notifikasi, kamera depan dengan LED flash, earpiece sekaligus speaker, sensor proximity dan cahaya, serta tombol fungsi Android yang bewarna emas.


Bagian belakang OnePlus X tidak bisa dibuka. Terdapat kamera berkekuatan 13 megapiksel yang dilengkapi dengan LED flash dan logo OnePlus.


Sisi kiri ponsel hanya ada tombol geser "Alert Slider" yang berfungsi sebagai switch khusus untuk beralih antara pengaturan notifikasi. Pengguna bisa mengatur prioritas notifikasi yang ingin dimunculkan tanpa harus masuk ke dalam antarmuka. Sementara itu di sisi kanan terdapat tombol daya dan volume.

Di sisi atas ada lubang headset 3,5mm, sedangkan di bagian bawah terdapat lubang microUSB, speaker utama, dan mic.

Karena bagian belakang terbuat dari kaca, maka akan terasa licin pas digenggam. Untungnya, di dalam dus sudah disediakan juga kover bening transparan yang terbuat dari jelly dan tidak ketinggalan, telah disediakan juga antigores yang sudah tertempel di layar OnePlus X.

Antarmuka Baru OxygenOS

Gawai yang kami dapat sebenarnya masih menggunakan sistem operasi (OS) bawaan OnePlus versi Tiongkok yaitu HydrogenOS, namun kami sudah mengubahnya menjadi OxygenOS, yang merupakan OS yang digunakan OnePlus X versi internasional.

Walaupun OnePlus X menggunakan tampilan antarmuka buatan sendiri, tapi OS yang digunakan hampir setara dengan OS Android 5.1.1 Lollipop pada perangkat resmi Google seperti Nexus 5 dan Nexus 6.



OxygenOS tersebut memiliki enam fitur unggulan yang memiliki kegunaannya masing-masing, antara lain:


  • Gestur
  • Mode Rak
  • Tombol khusus
  • Izin akses aplikasi
  • Warna aksen
  • Pengatur suasana layar


               
Kamera dengan Kualitas Terdepan

Beralih ke bagian kamera. OnePlus memasang kamera depan 8 megapiksel untuk memenuhi kebutuhan pengguna dalam mendapatkan swafoto beresolusi tinggi dan video call dengan kualitas lebih jernih. Sedangkan di bagian belakang ada kamera dengan lensa berkekuatan 13 megapiksel yang mengusung fitur phase detection, autofokus, dan LED flash. Sayangnya gawai ini belum bisa merekam video beresolusi 4K sehingga pengguna harus puas dengan video beresolusi Full HD 1080p@30fps dan video slow motion beresolusi HD 720p@120fps.

Kamera depan OnePlus X juga memiliki fitur beauty. Saat ini fitur tersebut sudah menjadi fitur yang wajib ada karena digemari para penggemar swafoto. Filter kamera tersebut mampu membuat wajah lebih cantik atau tampan, atau membuatnya menjadi karakter animasi.


Untuk menghasilkan jepretan foto terbaik, kamera belakang OnePlus X memakai sensor gambar ISOCELL yang dibuat oleh Samsung dengan bukaan lensa f/2.2. Sedangkan untuk kamera bagian depan, memakai sensor OmniVision dengan bukaan lensa f/2.4. Dengan sensor tersebut foto dan video yang dihasilkan jauh lebih jernih dan warna lebih natural.

Dari tes yang kami lakukan, dalam kondisi cahaya norman, foto yang dihasilkan sangat bagus. Akan tetapi pada kondisi kurang cahaya (low light), terlalu banyak noise pada foto.

           
Performa Jadul dengan RAM 3GB

Walaupun harga yang ditawarkan murah, namun spesifikasi yang dibawanya sungguh menawan meskipun sudah agak kuno atau, bahasa anak sekarang, jadul. Dibekali dengan prosesor quad-core yang mengusung kecepatan 2,3 GHz pastinya akan memberikan performa yang sangat tinggi.

Spesifikasi tersebut hampir sama dengan yang digunakan oleh OnePlus generasi pertama yaitu OnePlus One hanya berbeda sedikit di kecepatannya.

Prosesor tersebut terhubung dengan chipset yang sangat berkualitas buatan Qualcomm yaitu Snapdragon 801 yang menambah nilai positif dari OnePlus X.

Mendapatkan dukungan memory RAM sebesar 3GB tentu saja mendongkrak performa sehingga kami tak kesulitan saat menjalankan banyak program bersamaan (multitasking).

Gawai OnePlus X menawarkan penyimpanan internal 16GB yang dapat diperluas dengan tambahan microSD hingga maksimal 128GB.

Setelah beberapa jam digunakan, bagian belakang OnePlus X terasa hangat. Akan tetapi temperatur tersebut menurut kami masih dalam batas wajar. Ini dikarenakan OnePlus X masih menggunakan prosesor Snapdragon 801 bukan 810 yang menghasilkan panas berlebih seperti yang terjadi di OnePlus generasi kedua.

Berikut informasi hasil dari tes benchmark-nya:



  • AnTuTu: 40116
  • Geekbench: 904 (single core) / 2275 (multi core)
  • Quadrant: 22805
  • GPU Bench: 17170
  • Basemark OS X: 1168
  • Multitouch: 10

Saat ini tidak banyak gawai pintar yang menyediakan fitur radio, tetapi itu ada di OnePlus X. Radio OnePlus menghadirkan gelombang FM langsung ke gawai Anda dengan cara yang menurut kami sangat nyaman dan tidak ditemukan di gawai cerdas lainnya.

OnePlus RadioOnePlus Radio
Sama seperti OnePlus 2, OnePlus X menawarkan konektivitas dual SIM. Gawai ini mengandalkan dua slot kartu SIM bertipe nano, di mana posisi sim kedua bisa digunakan untuk micro SD juga. Kedua SIM tersebut sama-sama bisa mengakses jaringan 4G LTE dengan kecepatan download mencapai 150 mbps dan upload hingga 50 mbps.

Berbeda dengan OnePlus 2, OnePlus X mengandalkan konektor microUSB untuk salah satu konetivitasnya. Ada alasan tertentu kenapa OnePlus tidak menggunakan USB Type-C. Menurut seorang pengembang Google bernama Benson Leung, kabel USB Type-C tidak cocok bahkan bisa merusak jika digunakan di gawai non-OnePlus yang sama-sama menggunakan antarmuka tersebut. Efek tersebut bisa merusak lubang USB komputer bahkan kepala charger.

Baterai yang Tidak Bisa Dilepas

Baterai yang digunakan berkapasitas 2.52mAh, lebih kecil ketimbang OnePlus One yang menggunakan baterai 3.100mAh. Dan, seperti dua saudaranya, baterai OnePlus X juga tidak bisa dilepas. Kami menganggap hal ini sebagai sebuah kekurangan.

Dengan dukungan koneksi LTE ditambah dual SIM, maka baterai ini hanya mampu bertahan sekitar 8-10 jam dengan penggunaan normal. Tapi bila ingin memperpanjang daya tahan baterai, Anda dapat mengaktifkan mode andalan yaitu battery saver.


Kesimpulan

Jika dipromosikan dengan baik, kami percaya banyak orang yang akan membeli atau setidaknya mempertimbangkan untuk memiliki gawai ini.

Performa unit OnePlus X yang kami coba cukup mengesankan dan bisa diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari. Yang lebih penting lagi, performa tersebut sesuai dengan harga yang ditawarkan.

OnePlus X baru akan dijual secara resmi di Indonesia melalui toko daring Lazada mulai 12 Desember 2015 dan dibanderol dengan harga Rp3.999.000. Hanya akan ada satu warna yang ditawarkan yaitu Onyx Black dan prapemesanan dimulai dua pekan sebelum penjualan resmi dibuka.

Jika ingin mendapatkannya sekarang, Anda bisa mencarinya di toko-toko daring, salah satunya GrosirGadgets, dengan harga Rp4,8 jutaan.

Kelebihan

  • Desain premium terbuat dari kaca
  • Bingkai warna emas 
  • RAM 3GB
  • Dual SIM
  • Harga terjangkau

Kekurangan

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: